![]() |
| Persiapan CHSS pada Sportif FPIPS 2024. (Foto: Istimewa) |
Warta CHSS - Halo Soccer Society!
Pada Sportif (Sport and Art Festive) FPIPS tahun lalu, CHSS sebagai perwakilan tim futsal PPKn dapat melangkah hingga semifinal yang membuat pembagian pot pada Sportif FPIPS 2024 tahun ini berada di pot unggulan grup A beserta tim unggulan lainnya dari dari Manajemen Pemasaran Pariwisata (MPP) di grup B, Pendidikan Sosiologi di grup C, dan Manajemen Industri Katering (MIK) di grup D. Hal ini cukup menguntungkan bagi CHSS karena mendapat lawan fase grup yang jika dibandingkan dengan tahun lalu tidak lebih baik dari CHSS. Meski demikian, CHSS tidak pernah mengabaikan kualitas dari tim lain.
Dalam rangka pertandingan Sportif FPIPS 2024 pada Sabtu (2/3/2024), para pemain telah melakukan beberapa kali latihan guna mempersiapkan pertandingan tersebut. Tahun ini, CHSS tampil dengan 10 Penggawanya yaitu Arya Panji Wicaksono, Achmad Syauky, Faizal Rafli Saputro, Muhammad Akbar Fawwaz, Wirdan Muhammad, Muhammad Hendri Permana, Indira Sukma Garcia, Aditya Mochammad Rizky, Chiesa Ammar Afghani, dan Muhammad Rusydan. Pemain-pemain tersebut berasal dari berbagai angkatan, dimulai angkatan 2020, 2021, 2022, hingga angkatan paling muda yaitu 2023 juga dilibatkan dalam Sportif FPIPS tahun ini.
Keapikan Permainan
![]() |
| Tim menyusun formasi ampuh. (Foto: Istimewa) |
Dilihat dari permainan pada cabang olahraga futsal Sportif kemarin, CHSS yang satu grup bersama tim Ilmu Komunikasi (IKOM), Manajemen Resort & Leisure (MRL), dan Pendidikan Geografi berhasil mengeluarkan performanya dengan cukup memuaskan karena bisa membuat 11 gol dalam 3 pertandingan tersebut, walau harus menelan banyak gol.
Fase grup dimulai dengan melawan MRL, PPKn yang diwakili oleh CHSS bisa mengimbangi permainan dengan skor 2-2, lalu menjamu IKOM yang juga berhasil diimbangi dengan skor 3-3, dan melibas habis tim Pendidikan Geografi dengan skor akhir 6-1. Dengan tren tak terkalahkan ini, CHSS masuk ke fase 8 besar (knockout) melawan Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI). Permainan begitu ciamik dipertontonkan kedua tim, saling berbalas gol pun terjadi hingga peluit akhir berbunyi skor 2-2 mengharuskan pertandingan berlanjut adu penalti. Penalti berlangsung dengan 1 set 5 orang penendang yang berlanjut hingga penendang ke 7 dari masing-masing tim, karena skor tetap imbang wasit memutuskan untuk pengundian koin yang di menangkan IPAI. Penendang IPAI pun mengeksekusinya dengan baik, sayang beribu sayang dewi fortuna tak berpihak pada CHSS.
Kekecewaan ini sedikit terobati dengan anekdot "Kalem weh arurang mah ngan eleh do'a hungkul".
"Dilihat dari segi permainan, CHSS bisa lebih kompak lagi dalam menyerang dan bertahan apabila dilaksanakan latihan secara rutin dan pemain tidak berubah-ubah, mengingat turnamen futsal di UPI ini cukup banyak dan hampir setiap tahun ada.”, ungkap Kapten Culas (Kapten CHSS 2019/2020) selaku coach CHSS.
"Supaya tim terbentuk dengan baik dan kompak, seharusnya ada kerja sama antar pemain dan pihak Prodi agar menciptakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua.", tambahnya.
Selain itu, perjuangan CHSS sangat dirasakan oleh para pemain dan pendukung yang ikut serta dalam pertandingan. Selama pertandingan, api semangat para pemain terus bergelora meskipun belum berhasil memenangkan pertandingan. Hal sama juga dirasakan oleh pendukung CHSS yang ikut merasakan euforia semangat selama pertandingan berlangsung.
“Sportif tahun ini seru, meskipun persiapan cukup mendesak, tetapi CHSS masih bisa latihan fisik, taktikal, dan game plan. Banyak tantangan yang dihadapi, dimulai dari pemain yang banyak cedera dan juga jadwal pertandingan yang diberikan oleh panitia cukup berdekatan.”, kata Arya Panji selaku Kiper CHSS.
“Walaupun hasilnya belum sesuai yang diharapkan tapi ini menjadi awal dari generasi CHSS yang baru karena di skuad pemain banyak di isi angkatan 22 dan 23. Semoga tahun depan bisa meraih hasil yang lebih baik dari tahun ini. Terakhir ingin mengucapkan terima kasih kepada senior-senior yang masih mau membantu CHSS di Sportif kemarin dan tentunya pendukung yang dari pagi sampai malam mendukung CHSS tanpa kenal lelah.”, tambah Arya.
Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Kapten Hendri (Kapten CHSS 2022/2023).
“Meskipun CHSS berhenti di 8 besar, poin positifnya adalah sudah ada pondasi tim untuk turnamen-turnamen selanjutnya, khususnya dari angkatan 22 dan 23. Sehingga para pemainnya sudah ada dan bisa dipersiapkan dari sekarang.”, ujarnya.
CHSS Wani!
CHSS Salam Gila Bola!
![]() |
| Perundingan tim ketika time out. (Foto: Istimewa) |
![]() |
| Support dari Bobotoh Siliwangi CHSS. (Foto: Istimewa) |
![]() |
Penghormatan terakhir tim. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Indira Sukma Garcia
Editor: Intan Pelani Putri





Posting Komentar