Dari lanjutan PORSENI UPI 2014 tim CHSS putra menjamu tim
dari Bahasa Daerah. Perjuangan tim CHSS harus kandas di babak perdelapan final
dengan skor yang cukup telak 5-0. Meskipun sempat menggebrak di awal
pertandingan namun, tak satu pun gol tercipta untuk CHSS.
Kurang tenangnya para pemain di lapangan menyebabkan
beberapa peluang terbuang percuma. “Kalau peluang mah banyak, cuman gak masuk-masuk” ujar Anzhar sesaat setelah
pertandingan usai.
Secara teknik para pemain CHSS mampu mengimbangi lawan hanya
saja para pemain belum bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Berbeda dengan
tim lawan yang mampu memanfaatkan serangan balik dengan baik. Hal ini
dibenarkan oleh pelatih CHSS Danur (Dafin Nurmawan-red). “secara kualitas
anak-anak bisa mengimbangi lawan dan kita bahkan lebih unggul”.
Coach Danur pun menambahkan bahwa mental permainan dan
mental turnamen masih jadi pekerjaan rumah bagi tim CHSS. Selain itu dukungan
untuk para punggawa CHSS di lapangan pun masih sangat minim. “Jiganabarudak mah gak suka nonton bola, jadi gak ada pendukungnya, asa main away.” Ujar pelatih Dafin
Nurmawan.
Posting Komentar